Review 6 KERJASAMA BANK, KOPERASI DAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO (LKM) MENDUKUNG PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM)

REVIEW

KERJASAMA BANK, KOPERASI  DAN LEMBAGA KEUANGAN  MIKRO (LKM)  MENDUKUNG  PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM)

OLEH :

Riana Panggabean*

 

    VI.            KESIMPULAN DAN SARAN

 

Dari penjelasan diatas dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut:

VI.1            Kesimpulan

(1)  Bank belum berfungsi sebagai agen pembangunan dalam hal pemberdayaan UMKM di semua kabupaten maupun kecamatan di Indonesia;

(2)    Kerjasama  bank,  koperasi  dan  LKM  mendukung  pemberdayaan UMKM  sudah ada dibeberapa tempat, namun  belum jelas dimana lokasi dan berapa jumlah UMKM yang sudah dilayani oleh ketiga lembaga keuangan tersebut;

(3)    Baik  bank,  koperasi  dan  LKM  sebagian  besar  bekerja  secara sendiri-sendiri memberdayakan UMKM. Pelayanan seperti ini menunjukkan  kurangnya  koordinasi  dan  komitmen  dari  semua pihak memberdayakan UMKM;

(4)    Pola-pola kerjasama yang dikembangkan  oleh bank, koperasi dan LKM lainnya adalah pola executing dan  channeling;

(5)    Pada  umumnya    pelayanan  kredit  kepada  UMKM  dilaksanakan secara  sendiri  sendiri    dan  mengikuti  payung  hukum  masing- masing;

(6)    Belum  tercipta  koordinasi  antara  pelaku  pelayanan  kredit  dalam pemberdayaan UMKM.

 

VI.2            Saran-saran

Dari kesimpulan diatas ada beberapa saran  yang perlu diperhatikan

(1)    Strategi  yang ditawarkan  untuk  kerjasama  ini adalah  melakukan kerjasama seperti yang telah dilakukan selama ini dimana bank berfungsi sebagai executing atau channeling;

(2)    Perlu  adanya  wadah  koordinasi  lembaga  keuangan  mikro  untuk mengkoordinasikan  semua  lembaga  keuangan  mikro  yang sudah beroperasi selama ini;

(3)    Dalam   membangun   kerjasama,   hal-hal   yang   perlu   dilakukan adalah:  (a)  Membangun  kesepakatan  antar  bank,  koperasi  dan LKM; (b) Membangun komitmen untuk melasanakan kerjasama secara sungguh-sungguh dan berkesinambungan; (c) Membuat konsep kerjasama sesuai dengan sasaran pelayanan; (d) Sosialisasi kepada semua pihak yang terkait terutama pemda ditingkat kabupaten/kodya;

(4)    Untuk menunjang terlaksananya kerjasama tersebut, perlu :

  • Adanya data yang jelas tentang UMKM dimasing-masing kabupaten/kodya;
  • A
  • danya   peta   dimana   koperasi   dan   LKM   mengadakan kegiatan pemberdayaan UMKM;
  • Adanya  informasi tentang dimana UMKM belum mendapat pelayanan permodalan;
  • Adanya   suatu   sosialisasi   dari   pemerintah   kepada   bank, koperasi   dan LKM  anggota   dan  masyarakat   yang  akan dilayani untuk melaksanakan kerjasama ini;
  • Adanya koordinasi baik di tingkat kabupaten/kodya, propinsi dan pusat dalam pelaksanaan kerjasama ini;
  • Adanya  komitmen  secara  nasional  dari  pemerintah  untuk melaksanakan kerjasama ini dan perlu kesinambungan.

 

 

Nama                    : Ari Sulistyawati

NPM                      : 21211084

Kelas                     : 2EB09

Tahun                   : 2012

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: