Review 4 KEDUDUKAN DAN KIPRAH KOPERASI DALAM MENDUKUNG PEMBERDAYAAN UMKM

REVIEW

KEDUDUKAN DAN KIPRAH KOPERASI DALAM MENDUKUNG PEMBERDAYAAN UMKM

OLEH :

Slamet Subandi∗

 

 IV.              Penutup

Sehubungan dengan permasalahan di atas, berapa issue yang layak untuk didiskusikan;  a) aksesibilitas  dan  UKM  terhadap  sumber-sumber  permodalan, terutama untuk menghilangkan kesan bahwa masalah permodalan UKMK dapat diselesaikan   melalui pengembangan Lembaga Keuangan Mikro saja; b) Aspek perlindungan   terhadap   koperasi   yang   selama   ini   tertutupi   oleh   semangat globalisasi yang sebenarnya bertentangan dengan UU Nomor 25 tahaun 1992; c) Masalah kelembagaan koperasi yang antara lain diindikasikan dari anggapan sekarang ini bahwa koperasi tidak berbeda dengan jenis badan usaha ekonomi lainnya dan; d) Evaluasi terhadap berbagai program unggulan yang dilaksanakan oleh Kementerian Negara koperasi dan UKM.

Sebagai  bagian  dari  kehidupan  bangsa  pembangunan  koperasi  tidak terlepas dari pengaruh perubahan yang terjadi di berbagai aspek kehidupan, baik aspek ekonomi,  sosial,  budaya,  hankam  ataupun  aspek-aspek  lainnya. Realita memperlihatkan bahwa perkembangan koperasi semakin redup, antara lain disebabkan perubahan kebijaksanaan pemerintah sebagai tuntutan dari era globalisasi. Kebijakan moneter semakin memperlemah koperasi/UKM untuk mengakses sumber permodalan. Bank bukan lagi menjadi agen development Pemilikan BUMN oleh perusahaan asing bukan lagi hal yang aneh. Subsidi kredit untuk UKM dan koperasi semakin dikurangi.

Jika  koperasi  hanya  dijadikan  sebagai  sebuah  alternatif  kelembagaan dalam mendukung pemberdayaan UMKM, sedangkan diketahui bahwa koperasi memiliki banyak keunggulan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi kelompok-kelompok miskin, maka perlu dipikirkan adanya opsi lain. Namun demikian dalam pemilihan opsi seharusnya koperasi dinyatakan sebagai suatu sistem kelembagaan yang dengan kriteria-kriteria tertentu dapat menjadi soko guru perekonomian nasional, yang dibangun oleh sebagian besar rakyat yang tergolong dalam kelompok UKM. Yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah bagaimana   memposisikan   koperasi   dalam   Sistem   Perekonomian   Nasional tersebut,   sedangkan   diketahui   sekarang   ini   sagat   banyak   kendala   yang menghambat pengembangan koperasi, terutama dari aspek kebijakan makro yang dipengaruhi semangat globalisasi. Pertanyaan akhir yang perlu dijawab adalah “Bentuk koperasi yang bagaimana yang seharusnya dibagun di Indonesia ?” Apakah Koperasi Single Purpose atau Koperasi Multy Purpose ? Kedua jenis koperasi ini nampaknya cocok, untuk UKM,  tetapi harus disesuaikan dengan bidang usaha, kondisi ekonomi dan sosial dari anggota yang UKM dengan beragam jenis kegiatan usaha terutama yang bersifat spesifik daerah.

 

 

Nama                    : Ari Sulistyawati

NPM                      : 21211084

Kelas                     : 2EB09

Tahun                   : 2012

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: