Review 3 KERJASAMA BANK, KOPERASI DAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO (LKM) MENDUKUNG PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM)

REVIEW

KERJASAMA BANK, KOPERASI  DAN LEMBAGA KEUANGAN  MIKRO (LKM)  MENDUKUNG  PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM)

OLEH :

Riana Panggabean*

 

III.             Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

Alasan  pertama  dan  utama  mengapa  UMKM  perlu  diberdayakan melalui kerjasama bank, koperasi dan LKM adalah karena masih banyak atau sebanyak 92% UMKM belum akses dengan permodalan. Fakta di lapang menjelaskan bahwa:   (1) bank hanya menjangkau 4 juta dari 48 juta bisnis unit UMKM pada lebih kurang 10.000 desa dari total desa di Indonesia; (2) Jumlah dana perkuatan usaha selama periode 2000-2006  diberikan kepada 10.593  unit  koperasi  dengan  nilai  dukungan  perkuatan    sebesar  Rp  2.41 triliun  atau sebesar  Rp 227,7 juta per koperasi  dan (3) Jumlah  perkuatan usaha  mikro,  kecil  dan  menengah  melalui  lembaga  non  koperasi  selama periode 200-2006 diberikan kepada 14.131 unit dengan nilai dukungan perkuatan  sebesar  Rp  347,5  milyar  atau  sebesar  Rp  24,7  juta  per  unit lembaga non koperasi.

Alasan kedua adalah karena jumlahnya  sangat besar. Menurut BPS (2006), jika pengusaha UMKM tidak diberdayakan menyebabkan kemiskinan makin besar  dan  menjadi  beban  seluruh  bangsa.  Ketiga  jika  diberdayakan  secara tepat akan menjadi  usaha kecil yang kemudian  berkembang  menjadi  usaha menengah. Keempat menurut hasil penelitian (Syukur, 2002) umumnya usaha mikro  yang  mendapat  pelayanan  keuangan  pendapatannya  meningkat  per bulan  rata-rata  87,34%  dan  alasan  yang  kelima  faktor  pendanaan  menjadi daya dorong bagi usaha mikro untuk naik kelas menjadi usaha menengah dan usaha mikro ini mempunyai potensi untuk dikembangkan secara cepat.

Selain keterbatasan untuk memenuhi kebutuhan permodalan, UMKM juga  masih  memiliki  keterbatasan  dalam  pemasaran,  kompetensi  berusaha yang masih lemah dan kurang memiliki jejaring usaha baik antar UMKM dan pengusaha   besar  untuk  mengembangkan   usahanya.  Perkembangan   usaha sangat terkait dengan faktor lain yang sangat mempengaruhi. Faktor ini juga menjadi faktor penentu untuk berkembangnya suatu usaha. Jika hanya faktor modal yang diatasi sedangkan faktor lain ditinggalkan  maka modal tersebut akan kurang bermanfaat  bagi UMKM. Oleh sebab itu disamping  kerjasama untuk  memenuhi  permodalan,  faktor  yang  telah  disebut  diatas  juga  harus digarap secara utuh.

 

 

Nama                    : Ari Sulistyawati

NPM                      : 21211084

Kelas                     : 2EB09

Tahun                   : 2012

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: