Review 5 KERJASAMA BANK, KOPERASI DAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO (LKM) MENDUKUNG PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM)

REVIEW

KERJASAMA BANK, KOPERASI  DAN LEMBAGA KEUANGAN  MIKRO (LKM)  MENDUKUNG  PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM)

OLEH :

Riana Panggabean*

 

      V.            Strategi Kerjasama Bank, Koperasi dan LKM

Secara umum tujuan pemberdayaan UMKM   adalah (1) Memberikan kontribusi bagi pembentukan PDB; (2) Menyediakan kesempatan kerja  atau mengurangi  pengangguran,  (3)  Meningkatkan  ekspor  untuk  meningkatkan devisa negara, (4) Pemerataan pendapatan; dan (5) Memperkuat struktur ekonomi.  Dalam  tulisan  ini  fokus  pemberdayaan  diarahkan  kepada  usaha mikro  bertujuan  untuk  (1)  Memperkuat  permodalan  UMKM;  (2) Pemberdayaan usaha mikro; (3) Memperluas kesempatan kerja dan (4) mengurangi kemiskinan. Melalui usaha yang dilaksanakan  dan pada akhirnya bertumpu pada peningkatan kesejahteraan, maka tujuan ini akan tercapai bila semua pihak yang terlibat khususnya  bank, koperasi dan LKM membangun kerjasama.  Agar  kerjasama  tersebut  terlaksana  dan  diimplementasikan   di lapang perlu mengoptimalkan peran masing masing. Kerjasama ini tentu memerlukan dukungan dari semua stakeholder yang terlibat serta faktor luar yang dominan mempengaruhi kerjasama seperti jaminan pasar yang kondusif bagi UMKM. Faktor internal dalam operasionalnya hendaknya memenuhi persyaratan 5 (lima) tepat pada pelaksanaan penyaluran/realisasi  kredit yang dilaksanakan (tepat waktu, jumlah, kualitas, tempat dan pengembalian). Kuncuran kredit akan bermanfaat bila semua persyaratan kredit itu dipenuhi. Apabila  persyaratan-persyaratan  kredit  tidak  dipenuhi,  maka  kucuran  dana akan sia-sia dan kurang bermanfaat bagi UMKM.

Beberapa  hal  yang  menjadi  alasan  diperlukannya  kerjasama  antara bank, koperasi dan LKM, yaitu:

  1. Bank hanya menjangkau 4 juta dari 48 juta bisnis unit UMKM pada lebih kurang 10.000 desa dari total desa di Indonesia. Artinya masih terdapat  44 juta  unit  usaha  bisnis  UMKM  yang  belum  terjangkau.  Dari  jumlah  ini belum diketahui apakah  berapa UMKM yang telah dilayani oleh koperasi dan LKM atau lembaga lain yang berfungsi sebagai penyalur kredit.

 

  1. Dilihat dari peran bank sesuai dengan payung hukum, bank tidak didesain untuk melayani UMKM yang tidak mempunyai kolateral dan persyaratan lainnya. Dengan aturan ini maka bank tidak mungkin dapat menjangkau semua  UMKM  yang  ada  di  desa.  Oleh  sebab  itu  peran  bank  dalam kerjasama ini mungkin hanya sebagai channeling dan jika ada kesepakatan bisa sebagai executing.

 

  1. Koperasi Simpan Pinjam/Unit Simpan Pinjam serta koperasi kredit masih bekerja sendiri-sendiri. Disatu pihak perkembangan KSP/USP cukup pesat namun dilain pihak belum diketahui seberapa banyak KSP/USP telah melaksanakan   fungsinya   sebagai   koperasi   sejati   dalam   memberikan pelayanan  kepada  UMKM.  Ada  opini  yang  berkembang  di masyarakat bahwa  ada  beberapa  KSP/USP  yang     menjalankan  usahanya  seperti rentenir.   Perilaku   ini   perlu   diluruskan   oleh   pihak   yang   berwenang khususnya pemda kabupaten dan kodya.

Selain itu koperasi kredit juga berkembang pesat sesuai dengan tugas dan fungsinya. Menurut para pemerhati yang berkunjung ke koperasi ini menyatakan bahwa koperasi kredit dalam operasionalnya melaksanakan prinsip-prinsip  koperasi  sebagai  pedoman  dalam menjalankan  usahanya. Perkembangannya  usaha  cukup  baik  didukung  oleh  kelembagaan  yang baik pula. Bagi  KSP/USP yang berkembang tidak sesuai dengan jati diri koperasi perlu  mengadakan studi banding ke koperasi ini. Hal ini penting dalam rangka menjaga kualitas koperasi. Kelemahan besar dalam pelaksanaan usaha baik KSP/USP mapun koperasi kredit belum bersinergi untuk mendukung pemberdayaan UMKM. Hal ini perlu diwujudkan agar koperasi memiliki  suatu kekuatan  dalam membangun  kerjasama  dengan pihak bank dan LKM.

  1. Pada   umumnya   LKM   melaksanakan   pelayanan   bekerjasama   dengan kelompok  swadaya  masyarakat.   Kelemahan   LKM  dalam  operasional adalah belum adanya payung hukum sebagai pedoman melaksanakan pemberdayaan   UMKM.  Payung  hukum  ini  penting  agar  LKM  lebih percaya memenuhi kebutuhan anggota kelompok maupun masyarakat setempat.

Dari   keterbatasan-keterbatasan   yang  dimiliki   oleh   masing-masing pelaku tersebut diatas untuk mendukung pemberdayaan UMKM strategi yang ditawarkan   adalah:   (1)   Melakukan   kerjasama   seperti   yang   telah dilakukan selama ini dimana bank berfungsi sebagai executing atau channeling; (2) Perlu adanya wadah lembaga keuangan mikro untuk mengkoordinasikan  semua lembaga keuangan mikro yang sudah beroperasi selama ini.

Ada   beberapa   hal   yang   perlu   dipersiapkan   untuk   membangun kerjasama antar bank, koperasi dan LKM yaitu:

1)             Adanya   data  yang  jelas  tentang  UMKM   dimasing-masing kabupaten/kodya;

 

2)              Adanya   peta   dimana   koperasi   dan   LKM   mengadakan   kegiatan pemberdayaan UMKM;

 

3)             Adanya  suatu  sosialisasi  dari  pemerintah  kepada  bank,  koperasi  dan LKM anggota dan masyarakat yang akan dilayani untuk melaksanakan kerjasama ini;

 

4)             Adanya koordinasi baik di tingkat kabupaten/kodya,  propinsi dan pusat dalam pelaksanaan kerjasama ini;

 

5)             Adanya komitmen secara nasional dari pemerintah untuk melaksanakan kerjasama ini dan perlu kesinambungan.

 

 

 

Nama                    : Ari Sulistyawati

NPM                      : 21211084

Kelas                     : 2EB09

Tahun                   : 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: